Usaha Sampingan Karyawan

Menambah Penghasilan Untuk Karyawan

Pernahkan Sobat berpikir untuk berhenti menjadi karyawan alias resign?

“Wah, belum berani saya!

Anak saya masih pada sekolah…

orang tua butuh dibantu..

adik-adik saya masih banyak…

” Sebagian mungkin ada yang menjawab seperti ini. Tentu saja sangat wajar. Tidak semua orang berani mengambil resiko dan tidak semua karyawan harus mengundurkan diri dari pekerjaannya demi menjadi pengusaha mandiri. Semua ada proses dan tahapan yang harus dilalui.

Tidak perlu terburu-buru dan terpengaruh oleh mereka yang sudah “pindah kuandran” menjadi wirausaha.

Bagi Sobat yang memang punya cita-cita ke arah sana untuk Usaha Sampingan Karyawan , bisa memulai dari bisnis sampingan. Banyak usaha sampingan karyawan yang justru pendapatannya lebih tinggi dari pada gaji di kantornya. Tentu ini menggembirakan sebagai salah satu bentuk kemajuan ekonomi masing-masing orang.

Apakah Sobat sempat terpikirkan usaha apa yang akan dijalankan sambil mengisi waktu akhir pekan? Ada yang buka kursus, jualan baju, menjadi agen herbal, dan lain sebagainya.

Biasanya usaha sampingan karyawan dijalankan berdua dengan istrinya. Karena waktu luang lebih fleksibel, operasional sehari-hari dijalankan oleh istrinya. Barulah ada akhir pekan dijalankan bersama. Bisnis sampingan memang menyenangkan apalagi kalau sudah terlihat hasilnya.

Barangkali ada yang gajinya sudah habis sebelum pertengahan bulan dan tanggal gajian masih lama, maka profit dari usaha sampingan ini bisa dipakai untuk kebutuhan sehari-hari yang mendesak. Tentu ini lebih melegakan dari pada mencari pinjaman ke sana kemari, apalagi kalau sampai gesek kartu kredit.

Bisnis sampingan adalah “penyelamat financial” di tanggal-tanggal tua.

Bagaimana menjalankan usaha sambil tetap bekerja dengan orang lain? Hal pertama tentu adalah manajemen waktu. Jangan sampai memilki usaha sampingan membuat pekerjaan utama terbengkalai sehingga membuat perusahaan tempat kita bekerja itu dirugikan.

Mengatur waktu kapan fokus pada pekerjaan dan kapan fokus pada bisnis mutlak dilakukan agar dua tanggung jawab ini bisa berjalan beriringan tanpa ada yang diabaikan.

Bisnis bisa dijalankan setiap hari di luar jam kerja, misalnya sebelum berangkat ke kantor, pada jam istirahat, dan saat pulang dari kantor. Namun pekerjaan utama harus sudah diselesaikan terlebih dulu agar tidak dibawa pulang ke rumah. Jika masih ada pekerjaan kantor yang belum terselesaikan, bisa mengganggu ritme usaha sampingan tersebut.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kode etik.

Meski tidak ada sanksi hukum apabila seorang karyawan terbukti menjalankan bisnis sampingan saat jam kantor, namun secara moral dan kredibilitas Sobat bisa dinilai sebagai karyawan yang tidak etis.

Menjunjung tinggi profesionalitas dalam bekerja harus diutamakan. Dan hal ini bukan saja berkaitan dengan manajemen waktu, namun juga fasilitas. Menggunakan infrastruktur kantor untuk menjalankan bisnis pribadi bisa dinilai sebagai tindakan korupsi. Misalnya laptop, printer, telepon, kertas dan lain-lain.

Perusahaan berinvestasi pada perangkat-perangkat tersebut tentu untuk menunjang kinerja dan performa karyawannya agar bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan. Namun apabila digunakan tidak untuk kepentingan tersebut, ini yang bisa dianggap tindakan amoral.

Selain kode etik, yang perlu diperhatikan saat menjalankan usaha sampingan karyawan adalah kesabaran.

Jika dalam satu dua tahun bisnis pribadi ini kurang berkembang, tentu jangan berkecil hati. Mengapa demikian, karena bisnis ini dijalankan dari sisa waktu yang ada. Wajar jika hasilnya pun hanya “sisa”. Kalau ingin maksimal maka harus mengerahkan tenaga dan waktu seratus persen ke usaha tersebut.

Dan ini tentu belum bisa bagi karyawan yang masih ingin bekerja di tempatnya sekarang. Maka menerima hasil yang memang belum sesuai harapan adalah hal yang harus diutamakan agar tidak mudah kecewa dan terus berusaha untuk mengembangkan bisnis tersebut.

 

“Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *